Zakat




A.    Pengertian Zakat

Zakat berasal dari kata "zakkaa - yuzakkii - tazkiyatan - zakaatan" yang berarti Thoharoh (membersihkan/mensucikan)

Zakat menurut istilah adalah kewajiban kepada setiap muslim yang memiliki harta senishab dengan syarat-syaratnya. Firman Allah Ta'ala :



"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka."
(At-Taubah:103)[1]

Sholat


A.      Pengertian Shalat
Shalat adalah kewajiban dari Allah Ta’ala kepada setiap orang mukmin. Shalat menurut bahasa adalah do’a, sedangkan menurut istilah adalah pekerjaan dan ucapan yang diawali oleh takbiratul ihram dan diakhiri oleh salam[1].
Permulaan shalat, shalat didirikan dengan membaca kalimah kebesaran Allah. Yaitu musholi bertakbir dengan mengucapkan Allahu Akbar maka, serempak jiwanya bergerak menghadap ke Hadirat Allah Yang Mahatinggi-Mahamulia. Selesai memuji, memohon ampun dan pertolongan-Nya, kembali turun ke Shalat, sebagaimana disyariatkan oleh Islam, bukanlah sekedar hubungan ruhani dalam kehidupan seorang Muslim. 

SEJARAH QURBAN




Kurban wajib bagi orang yang mampu atau berkecukupan tapi bila tidak melaksanakan kurban, Nabi Muhammad SAW mengingatkan : "Barang siapa yang sudah mampu dan mempunyai kesanggupan tapi tidak berkurban, maka dia jangan dekat-dekat kemushallahku." Hadis tersebut merupakan sindiran bagi orang-orang yang mampu dan banyak harta tapi tidak mau berkurban.

Sejarah qurban itu dibagi menjadi tiga, yaitu : zaman Nabi Adam As; zaman Nabi Ibrahim As; dan pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Basmalah, apakah ia termasuk bagian ayat dalam Al-Quran?


Dalam membahas masalah ini terdapat tiga pendapat imam madzhab :

a. Syafi’iyah

Syafi’iah beristidlal dengan dalil-dalil naqli dan aqli yang menyatakan bahwa basmalah termasuk kedalam surat alfatihah dan semua surat dalam Al-Quran kecuali surat al Taubah. Dalil-dalil naqli tersebut adalah :

Terdapat hadits yang diriwayatkan Imam Daroquthni yang diterima dari sahabat Abu Hurairah, Nabi saw bersabda : “apabila kalian membaca “Alhamdulillahi robb al‘alamin” maka bacalah “Bismillahirrahmaniorrahim” karena sesungguhnya ia Ummu Al-Quran, Ummu al-Kitab, Sab’u al-Matsani. Dan Bismillahirrahmanirrahim adalah salah satu ayat yang termasuk kedalamnya”.

b. Malikiyah
Mereka beristidlal bahwa basmalah bukan termasuk ayat dalam surat al-fatihah, dan bukan pula termasuk dalam surat diseluruh Al-Quran, hanya saja penulisan basmalah tersebut berupa “tabarruk” (meminta berkah). Beliau mengemukakan beberapa dalil :

Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Shahihain dari sahabat Anas ra, beliau berkata : “aku shalat dibelakang Rosululloh, Abu Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman, mereka memulai bacaan shalat dengan ‘Alhamdulillahirobbilalamin’”

c. Hanafiyah

Golongan Hanafiyah memandang bahwa pencantuman basmalah pada mushaf menunjukan bahwa ia adalah termasuk bagian Al-Quran, akan tetapi tidak menunjukan ia merupakan bagian ayat dalam seluruh surat pada Al-Quran. Beberapa hadits yang menunjukan tidak dijaharkannya basmalah ketika membaca alfatihah pada shalat jahar itu menunjukan bahwa ia bukan termasuk alfatihah. Mereka mengambil kesimpulan bahwa basmalah termasuk ayat yang sempurna yang merupakan bagian dari ayat Quran, sementara selain pada surat Al-Naml hanyalah merupakan Fa\silatu al suwar. Untuk menguatkan pendapatnya, mereka menggunakan dalil :

Hadits riwayat abu Daud dari beberapa orang sahabat, mereka berkata : “kami tidak mengetahui ketentuan untuk surat-surat sehingga turun ayat “bismillahirrahmanirrahim”

Menurut penjelasan dosen saya Dr. Abdul Kholiq Hasan, beliau mengungkapkan seperti ini :

1.      yang jelas, Bismillah adalah sebuah ayat pada surat Al Fatihah dan surat An Naml

2.      bismillah di awal surat, bukan termasuk dalam bagian surat tersebut, melainkan berfungsi sebagai pemisah antara surat satu dengan surat lainnya.

3.      bismillah termasuk ada dalam Al Quran , karena ada sejak pertama kali Al Quran ditulis dan hingga saat ini tidak dihilangkan kepenulisannya.

Oya, tentang basmallah dibaca sirr ato jahr  dalam sholat??

Dulu pada zaman Rasulullah, ketika basmallah dibaca jahr, orang jahiliyyah protes gini "ternyata Tuhannya orang Islam ada 2, tuh Ar Rahman sama Ar Rahiim". Kesimpulan yang saya ambil mungkin setelah adanya peristiwa itu ketika sholat berjamaah basmallah dibaca sirr .


Imam Allusi berkata :

"Inti dari Al Qur'an terdapat pada Al Fatikhah, karena didalamnya Islam diringkas. Meliputi Syari'ah, Aqidah, serta Akhlaqul Karimah. Lalu inti dari Al Fatihah terdapat pada Basmalah."

 


Wallahu ta’ala A’lam :’)

Astronout



Saat ini mungkin menggambarkan tentang sebuah kisah yang tentu saja aku sebagai perannya *bakat narsis. Ceritanya sih gag ribet-ribet amat kaya yang nyritain, huhee :). Mungkin dalam imajinasi kalian sudah tercipta bagaimana seorang astronot yang dilepas di ruang angkasa . Sendirian, tak ada yang bisa ia lakukan selain itu-itu saja. Ia mencoba mencari sinyal untuk menghubungi servernya di belahan bumi sana, namun tak jua ia menemukannya *kaya aku yang tetibaan disconnected. Ia hanya terdiam begitu saja. Tak tau bagaimana cara agar ia bisa terhubung dengan sosok manusia yang berada di belahan bumi sana. Ia hanya bisa berteriak, walaupun ia yakin tak bakal ada seorangpun yang akan mendengar teriakannya. Ia berharap, ada yang bertanya atau hanya sekedar menyapa, namun harapan itu pastilah sia-sia. Ia butuh pertolongan, namun apa daya. Sinyal dari satelit pun ia tak dapat. Udahan ah ceritanya, tapi gag selebay itu sih ceritakuhh, cuman sekedarnya sajalah, hehehe. Cuman yah, rada-rada mirip.
Sang astronot berkata ...
"bisakah aku segera turun" 

Dan akupun berkata ... 
" You were gone too soon, so unexpected "

#samaGak??






̶h̶i̶l̶a̶n̶g̶

Lautan ..
Entah mengapa ambisiku begitu kuat untuk mengunjungi tempat ini.
Bukan berarti namaku memiliki arti yang sama namun, sudah bisa diprediksikan, pasti banyak yang akan kutemukan hal-hal Menarik ketika kuberada disana ...*lay-alay huhu :p

Tau gag she? Aku tuh paling sebel kalo kamu crita2 tentang pantai ato suasana sore di pesisir .. Sampe2 aku harus norak triakin kata IRII! Jahatnya aku. Eh, gapapa lah ya.. Ahaahhaa…aku gag peduli kamu udah bosen ama pantai kek ato apa, seterah yang penting, brani crita, brani tanggung jawab!
***

puisi yang tak mungkin fiksi


semilirnya angin pantai serasa mengundangku tuk menyusuri butiran lembut pasirnya. deburan ombak yang memecah batuan karang menggodaku tuk segera larut bercengkrama dengan sapuan buihnya. nyiur kelapa melambai seakan mengajak berkenalan.uuh, bener2 tak bisa dilukiskan bagaimana eksotisnya pemandangan di sore ini. Rasanya tak sabar aku ingin melepaskan segala penatku di hamparan lautan yang membiru.

senyum yang merekah serta gelak tawa yang renyah tersirat dibawah mata elang yang indah. Seperti anak kecil yang baru saja bisa berjalan. kadang berlari mengejar ombak, kadang pula melompat kecil tuk menghindarinya. bukan ia takut basah, hanya saja sedang berusaha mengakrabi desiran pasir yang berkolaborasi dengan sapuan ombak. terasa berjalan walau terdiam.

tak ada kata bosan untuk melihat hamparan birunya lautan. selalu saja menyisakan sebongkah kenangan. sebuah masterpiece yang menjadi dambaan para sastrawan.
lukisan senja yang menawan. tampak kebiruan bertahta orange keemasan. masa transisi antara siang dan malam. moment indah yang pantas tertoreh dalam kanvas seorang seniman.

senja pun beranjak, berpayung dibawah langit malam yang pekat,  lambat laun terdengar kumandang iqamat dari surau terdekat, kamipun segera merapat ke darat. saatnya untuk menghadap Sang Maha Hebat dalam tiga rakaat . kaum muslimin tunaikan ibadahnya dngan penuh rasa khidmat. setelah shalat, kamipun melanjutkan perjalanan. malam itu arus lalu lintas terlihat begitu padat, hingga kami pun tak bisa melaju dengan cepat. sembari menatap langit yang gelap, kulihat ia menoleh kebelakang dengan senyumannya yang hangat, seraya berucap :

biar lambat asal selamat :) . thanks.

Blogroll